Senin, 03 Maret 2014

kitab smaradahana

kitab smaradahana ditulis pada zaman raja kameswari oleh empu darmaja. isinya menceritakan tentang sepasang suami istri smara dan rati yang menggoda dewa syiwa yang sedang bertapa. smara dan rati  kena kutuk dan mati terbakar oleh api(dahana) karena kesaktian dewa syiwa. akan tetapi, kedua suami istri itu dihidupkan lagi dan menjelma sebagai kameswara dan permaisurinya.

kitab kresnayana

kitab kresnayana ditulis oleh empu triguna pada zaman raja jayaswara. isinya mengenai perkawinan antara kresna dengan dewi rukmini.

kitab baratayuda

kitab baratayuda ditulis pada zaman jayabaya, untuk memberikan gambaran terjadinya perang saudara antara panjalu melawan janggala. perang saudara itu digambarkan dengan perang antara kurawa dengan pandawa yang masing-masing merupakan keturunan barata.

Minggu, 02 Maret 2014

kerajaan kutai

bicara soal kerajaan kutai, tidak lepas dari sosok raja mulawarman. karena kerajaan kutai ini dipandang  sebagai kerajaan budha-hindu yang pertama di indonesia kerajaan kutai diperkirakan terletak didaerah muarakam ditepi sungai mahakam, kalimantan timur. sungai mahakam merupakan sungai yang cukup besar dan memiliki bebearapa anak sungainya di perkirakan merupakan letak muarakam dahulu sungai muhamakam, sehingga baik untuk perdagangan.
untuk memahami perkembangan kerajaan kutai, memelukan sumber sejarah, sejarah kutai yang utama adalah prasasti. yang disebut yupa, yupa juga sebagai tugu peringatan dalam upacara kurban.
yupa dikeluarkan pada masa raja mulawarman, dengan melihat hurufnya , para ahli berpendapat bahwa yupa dibuat sekitar ke-5 M.

Mengenal api

bagi purba, proses penemuan api merupakan bentuk inovasi sangat penting. berdasarkan data arkeologi, penemuan api kira-kira terjadi pada 400.000 tahun lalu. penemuan periode manusia homo erectus. disamping menghangatkan diri dari cuaca dingin, dengan api di kehidupan menjadi lebih bervariasi dan berbagai kemajuan akan dicapai. teknologi api dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk berbagai hal. penemuan api juga memperkenalkan manusia purba teknologi memasak makanan, yaitu memasak dengan cara membakar dan menggunakan bumbu dengan ramuan tertentu. manusia juga menggunakan api sebagai senjata. api pada saat itu digunakan manusia untuk menghalau binatang buas yang menyerangnya. api juga dijadikan sumber penerangan. melalui pembakaran pula manusia dapat menaklulan alam, seperti membuka lahan untuk garapan dengan cara membakar huta. kebiasaan bertani dengan tetap berkembang sampai sekarang.

perkembangan zaman logam

mengakhiri zaman batu dimasa neolitikum mulailah zaman logam. sebagai bentuk di masa perundagian. zaman logam dikepulauan indonesia ini agak berbeda bila dibandingkan dengan yang ada dieropa. di eropa zaman logam ini mengalami tiga fase, zaman tembaga, zaman perunggu, dan zaman besi. dikepulauan indonesia hanya mengalami zaman perunggu dan besi. zaman perunggu merupakan fase yang sangat penting dalam sejarah. beberapa contoh benda-benda kebudayaan perunggu itu antara lain; kapak corong, nekara, moko, berbagai barang perhiasa. beberapa benda hasil kebudayaan zaman logam itu juga terkait dengan praktik keaagamaan misalnya nekara.

kebudayaan kapak lonjong

nama kapak lonjong ini disesuaikan dengan bentuk penampang alat ini yang berbentuk lonjong. bentuk keseluruhan alat ini seperti bulat telur. pada ujungnya yang lancip ditempatkan tangkai dan pada bagian ujung yang lain diasah sehingga tajam kapak yang ukuran besar sering disebut wanzaebiel dan yang kecil dinamakan kleinbeil. penyebaran jenis kapak lonjong ini terutama dikepulauan indonesia bagian timur, misalnya didaerah papua, seram, minahasa.
pada zaman neolitikum, disamping berkembangnya jenis kapak batu juga ditemukan barang barang perhiasan, seperti gelang dari batu, juga alat-alat gerabah atau tembikar.